Perencanaan dalam Anggaran (Budgeting as a Plan)

Posted: 31 Jul 2023

See all articles by Dyana Sari

Dyana Sari

Tribhuwana Tunggadewi University

Date Written: January 17, 2022

Abstract

Indonesian language :
Anggaran adalah rencana keuangan untuk periode tertentu, seringkali satu tahun, yang dapat mencakup volume dan pendapatan penjualan yang direncanakan, jumlah sumber daya, biaya dan pengeluaran, aset, kewajiban, dan arus kas. Dalam kaitan dengan itu, perusahaan, pemerintah, keluarga, dan organisasi lain menggunakannya untuk mengekspresikan rencana strategis kegiatan atau acara dalam istilah yang terukur.(CIMA, 2008).
Anggaran juga sama artinya dengan kebutuhan dana untuk melangsungkan proses sebuah proyek. Untuk dapat melakukan hal tersebut, tentu penting untuk membuat perkiraan terperinci untuk semua biaya proyek. Kemudian, proses selanjutnya dikompilasi, dengan menambahkan perkiraan biaya ke dalam rencana anggaran. Selanjutnya, saat proyek berlangsung, maka dapat dimungkinkan untuk melacak proyek sesuai dengan anggaran.
Seringkali, saat seseorang memasuki sebuah proyek, telah tersedia ekspektasi berapa biayanya atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut. Ketika perkiraan awal proyek dibuat, tanpa diketahui secara detil berapa dana yang dibutuhkan, maka perkiraan tersebut dikatakan sebagai perkiraan urutan besaran kasar (atau perkiraan kasar). Perkiraan ini akan menjadi lebih tepat seiring berjalannya waktu dan saat itu seseorang belajar lebih banyak tentang proyek tersebut. Dengan mempelajari urutan perkiraan besaran dana yang dibuat secara kasar manjadi lebih terperinci, maka proses tersebut dikatakan sebagai perencanaan anggaran.
Penganggaran adalah fondasi proyek yang dibangun, anggaran adalah faktor pembatas karena jumlah keuangan yang tersedia untuk sebuah proyek kemudian akan menentukan bagaimana proyek itu dibuat, berapa banyak sumber daya baik manusia dan modal yang digunakan, dan bagaimana proyek itu dijalankan ( CFA Journal, 2022).
Kido (2017) merumuskan beberapa jenis anggaran tergantung dari jenis kegiatannya , yakni (a) Anggaran operasional adalah perkiraan terperinci dari aktivitas bisnis untuk jangka pendek, untuk periode masa depan. Anggaran operasional memiliki perspektif yang berbeda dari anggaran modal, yang digunakan untuk merencanakan proyek jangka panjang yang mempunyai periode relatif lama. . Pemilik usaha umumnya menggunakan anggaran operasional perusahaan untuk merencanakan satu tahun pendapatan dan pengeluaran untuk kebutuhan bisnisnya. Anggaran operasional dapat diakukan dengan menghitung proyeksi pendapatan dari anggaran penjualan. Kemudian dikurangi dengan biaya menghasilkan pendapatan dari anggaran biaya. Jumlah ini sama dengan laba kotor. Selanjutnya, hasilnya kurangi biaya tetap. Kemudian, kurangi lagi dengan biaya keuangan seperti bunga dan depresiasi. Jumlah akhir adalah pendapatan yang diproyeksikan.
(b) Anggaran Penjualan merupakan sub-bagian dari anggaran operasional dan secara eksklusif berurusan dengan aktivitas yang menghasilkan pendapatan perusahaan. Misalnya, anggaran penjualan perusahaan jasa akan menunjukkan jumlah penjualan yang diproyeksikan, harga yang diproyeksikan, dan pengumpulan kas proyek dari penjualan tersebut. Anggaran penjualan akan menghasilkan perkiraan total penjualan dalam satuan uang (Rupiah atau dollar) selama tahun tersebut dan perkiraan pengumpulan kas untuk tahun tersebut.
( c ) Anggaran biaya adalah proyeksi semua biaya yang akan dikeluarkan bisnis selama periode mendatang. Umumnya anggaran biaya dibagi menjadi dua bagian: biaya produksi dan biaya tetap. Untuk perusahaan manufaktur, biaya produksi adalah harga pokok penjualan. Untuk perusahaan jasa, biaya produksi adalah biaya penjualan.

English :
A budget is a financial plan for a specific period, often a year, that can include planned sales volume and revenue, amount of resources, costs and expenses, assets, liabilities, and cash flow. In this regard, companies, governments, families, and other organizations use it to express strategic plans for activities or events in measurable terms (CIMA, 2008).
Budget is also the same as the need for funds to carry out the process of a project. To be able to do this, it is certainly important to make detailed estimates for all project costs. Then, the next process is compiled, adding the estimated costs to the budget plan. Furthermore, as the project progresses, it may be possible to track the project according to the budget.
Often, when someone enters a project, there is an expectation of how much it will cost or how long it will take to complete the project. When an initial project estimate is made, without knowing in detail how much funding is needed, it is said to be a rough order of magnitude estimate (or a rough estimate). This estimate will become more precise as time passes and as one learns more about the project. By studying the order in which the approximate amount of funds made roughly into more detail, the process is said to be budget planning.
Budgeting is the foundation a project is built on, budget is a limiting factor because the amount of finance available for a project will then determine how the project is created, how much human and capital resources are used, and how the project is executed (CFA Journal, 2022).
Kido (2017) formulated several types of budgets depending on the type of activity, namely (a) Operational budgets are detailed estimates of business activities for the short term, for future periods. The operating budget has a different perspective from the capital budget, which is used to plan long-term projects that have a relatively long period. . Business owners generally use a company's operating budget to plan a year's income and expenses for their business needs. The operating budget can be done by calculating the projected income from the sales budget. Then deduct the cost of generating revenue from the cost budget. This amount is equal to gross profit. Next, the result is subtracting the fixed costs. Then, subtract the financial costs such as interest and depreciation again. The final amount is the projected revenue.
(b) The Sales Budget is a sub-section of the operating budget and deals exclusively with the activities that generate the company's revenue. For example, a service company's sales budget would show the projected sales amount, the projected price, and the project's cash collection from those sales. The sales budget will produce an estimate of total sales in units of money (Rupiah or dollars) during the year and an estimate of cash collection for the year.
(c) A cost budget is a projection of all the costs the business will incur over the coming period. Generally the cost budget is divided into two parts: production costs and fixed costs. For manufacturing companies, the cost of production is the cost of goods sold. For service companies, the cost of production is the cost of selling.

Keywords: budgeting, operasional, performance

JEL Classification: A

Suggested Citation

Sari, Dyana, Perencanaan dalam Anggaran (Budgeting as a Plan) (January 17, 2022). Available at SSRN: https://ssrn.com/abstract=4011354

Dyana Sari (Contact Author)

Tribhuwana Tunggadewi University ( email )

Do you have a job opening that you would like to promote on SSRN?

Paper statistics

Abstract Views
840
PlumX Metrics