Tinjauan Terhadap Relevansi Pokok-Pokok Pemikiran Mazhab Ekonomi Klasik Adam Smith Dalam Sistem Ekonomi Pancasila (The Relevance of Adam Smith Classic Economic Thought in Pancasila Economic System)

VISI, Volume 12, Nomor 3, Oktober 2004

8 Pages Posted: 4 Aug 2013

See all articles by Tongam Sihol Nababan

Tongam Sihol Nababan

University of HKBP Nommensen, Faculty of Economics

Date Written: October 2004

Abstract

Sistem ekonomi yang dianut oleh suatu negara akan tergantung pada doktrin dan pola pikir ekonomi yang dipengaruhi oleh beberapa nilai, yaitu: budaya, hukum, norma dan aturan. Sebagai negara berkembang, Indonesia telah memiliki sistem ekonomi yang disebut Sistem Ekonomi Pancasila (ESP). Dalam prakteknya, ESP telah mengadopsi beberapa nilai dan pemikiran dari berbagai aliran ekonomi, terutama dalam aspek moral dan etika.

Salah satu aliran ekonomi yang mempengaruhi ESP adalah pemikiran Adam Smith. Pemikirannya yang relevan terhadap untuk ESP adalah pengaruh faktor alam yang ia terapkan dalam beberapa aspek, yaitu: teologi alamiah, hukum alam, filsafat, dan agama. Aspek-aspek ini sangat berperan dalam membimbing moral dan etika dalam perekonomian masyarakat. Pembinaan moral dan etika digunakan untuk mencapai kemakmuran dan keadilan. Oleh karena itu, untuk kegiatan ekonomi yang menekankan kompetisi diperlukan semangat dan etika untuk mendapatkan keadilan.

An economic system professed by a country will depend on a doctrine and economic thought influenced by some values, i.e., cultures, laws, norms and rules. As a developing country, Indonesia has had an economic system, called Economic System of Pancasila (ESP). In practice, ESP has adopted some values and thought from various economic schools, especially in aspects of morale and ethics.

One of economic schools, which influences ESP, is the thought of Adam Smith. His relevant thought to ESP is natural factor that he applied in some aspects, i.e., natural theology, natural law, philosophy, and religion. These aspects highly play the role in guiding morale and ethics in society economy. The guidance of morale and ethics is used to create the prosperity and the justice. Therefore, economic activities, which emphasize the competition, need morale and ethics to gain the justice.

Note: Downloadable document is in Indonesian.

Keywords: economic system, economic thought, morale, ethics

Suggested Citation

Nababan, Tongam Sihol, Tinjauan Terhadap Relevansi Pokok-Pokok Pemikiran Mazhab Ekonomi Klasik Adam Smith Dalam Sistem Ekonomi Pancasila (The Relevance of Adam Smith Classic Economic Thought in Pancasila Economic System) (October 2004). VISI, Volume 12, Nomor 3, Oktober 2004 . Available at SSRN: https://ssrn.com/abstract=2302397 or http://dx.doi.org/10.2139/ssrn.2302397

Tongam Sihol Nababan (Contact Author)

University of HKBP Nommensen, Faculty of Economics ( email )

Jln. Sutomo No. 4A
Medan, North Sumatra 20118
Indonesia
08126411543 (Phone)

Here is the Coronavirus
related research on SSRN

Paper statistics

Downloads
185
Abstract Views
2,064
rank
170,201
PlumX Metrics