Paradigma Teori Permintaan Dalam Perspektif Filsafat Ilmu (A Paradigm of the Demand Theory in Philosophy of Science Perspective)

Journal FOKUS EKONOMI, Volume 3, Nomor 2, Agustus 2004

9 Pages Posted: 29 Jul 2013 Last revised: 26 Feb 2016

See all articles by Tongam Sihol Nababan

Tongam Sihol Nababan

University of HKBP Nommensen, Faculty of Economics

Date Written: August 1, 2004

Abstract

Ilmu Ekonomi merupakan ilmu sosial yang membahas tentang bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan alat pemuas yang terbatas. Ilmu ekonomi ini termasuk ilmu sosial yang aplikatif, dalam arti dapat diterapkan didalam kehidupan nyata. Salah satu bagian dari ilmu ekonomi adalah Ekonomi Mikro yang mempelajari tentang perilaku manusia dalam mengalokasikan faktor produksi agar tercapai kombinasi optimum. Banyak teori-teori ekonomi mikro yang dapat diaplikasikan untuk pengambilan keputusan yang telah dikembangkan oleh para ekonom. Namun demikian bukan berarti bahwa teori-teori tersebut terlepas dari masalah kebenaran. Sebagai ilmu sosial teori ekonomi mikro tidak dapat lepas dari kajian filsafat ilmu yang selalu mempertanyakan kebenarannya. Dari aspek filsafat ilmu suatu teori atau pengetahuan dapat dikaji kebenarannya dengan mendasarkan pada tiga aspek, yaitu: Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis. Ontologi membahas masalah obyek dari ilmu pengetahuan, Epistemologi membahas masalah proses untuk memperoleh ilmu pengetahuan tersebut dan Aksiologi berkaitan dengan manfaat dari ilmu pengetahuan tersebut. Ilmu pengetahuan atau teori dikatakan benar bila memenuhi standar ketiga aspek tersebut. Tulisan ini membahas Ekonomi Mikro khususnya Teori Permintaan dari kajian Filsafat Ilmu, dengan melihat aspek ontologisnya, epistemologinya dan aksiologinya.

Economics is a social science dealing with how human meet their needs that are not limited. Economics is an applied social science and it can be applied in real life. One part of the economics is microeconomics, the study of human behavior in the allocation of factors of production in order to achieve the optimum combination. Some microeconomic theories can be applied for the purpose of decision-making by economists. However, it does not mean that these theories apart from the problem of truth. As a social science microeconomic theory can not be separated from the study of the philosophy of science.

From the aspect of philosophy of science, a theory or knowledge can be assessed on three aspects, namely: Ontological, Epistemological and Axiological. Ontology discusses the objects of science, epistemology discusses the process to acquire the knowledge and axiology relates to the benefits of science. This paper discusses the Microeconomics especially the Demand Theory from assessing of Philosophy of Science, by studying the ontological aspect, epistemology and axiology.

Note: Downloadable document is in Indonesian.

Keywords: demand theory, ontology, epistemology, axiology, philosophy of science

Suggested Citation

Nababan, Tongam Sihol, Paradigma Teori Permintaan Dalam Perspektif Filsafat Ilmu (A Paradigm of the Demand Theory in Philosophy of Science Perspective) (August 1, 2004). Journal FOKUS EKONOMI, Volume 3, Nomor 2, Agustus 2004. Available at SSRN: https://ssrn.com/abstract=2302404

Tongam Sihol Nababan (Contact Author)

University of HKBP Nommensen, Faculty of Economics ( email )

Jln. Sutomo No. 4A
Medan, North Sumatra 20118
Indonesia
08126411543 (Phone)

Here is the Coronavirus
related research on SSRN

Paper statistics

Downloads
323
Abstract Views
3,121
rank
96,547
PlumX Metrics