Pertumbuhan Ekonomi Dan Pentingnya Faktor Institusi Dalam Pembangunan Ekonomi (Economic Growth and the Importance of Institutional Factor in Economic Development)

VISI, Volume 14, Nomor 1, Februari 2006, ISSN 0853-0203

8 Pages Posted: 5 Aug 2013

See all articles by Tongam Sihol Nababan

Tongam Sihol Nababan

University of HKBP Nommensen, Faculty of Economics

Date Written: February 1, 2006

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi dan nonekonomi. Sejauh ini, banyak negara-negara berkembang mencapai pertumbuhan ekonomi hanya dengan menekankan pada kebijakan ekonomi. Dalam jangka pendek, kebijakan ini bisa efektif namun dalam jangka panjang tidak akan dapat dipertahankan. Fakta ini telah dihadapi oleh beberapa negara Asia Timur.

Beberapa ahli ekonomi menilai bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang karena tidak melibatkan faktor-faktor nonekonomi, seperti : institusi, terutama institusi ekonomi. Institusi atau lembaga tidaklah dimaksudkan hanya sebagai istilah organisasi. Ini memiliki makna yang lebih luas yaitu sebagai aturan formal dan informal, norma, dan hukum yang berinteraksi dalam masyarakat. Ini berfungsi untuk memfasilitasi terciptanya jaminan keseimbangan sosial, seperti: bebas dari tekanan kemanusiaan dan ketidakadilan, pengaman sosial, dll. Itu sebabnya, institusi harus dipahami dalam perumusan kebijakan pembangunan ekonomi, karena pembangunan ekonomi tidak dapat dilihat dari sisi ekonomi saja. Hal ini juga harus mempertimbangkan sisi nonekonomi.

Economic growth can be influenced by economic and noneconomic factors. So far, many developing countries achieved their economic growth by only stressing on economic policy. In the short-run, this policy could be effective, but in the long-run it would not be maintained. This fact had been faced by some East Asian countries.

Some economists appraised that economic growth couldn‘t be maintained in the long-run because not involving the noneconomic factors, such as: institution, especially institutional economic. Institution, here, is not meant as an organization term only. It has broader meaning as formal and informal rules, norms, and laws which interact among societies. It functions to facilitate the creation of social equilibrium guaranty, such as: free from humanity pressure and unjustice, social safety, etc. That is why, institution must be understood in formulating the economic development policies, because economic development can’t be viewed from economic sides only. It should also take into consideration the noneconomic sides.

Note: Downloadable document is in Indonesian.

Keywords: economic growth, economic development, institution, institutional economics

JEL Classification: Economics Research Network

Suggested Citation

Nababan, Tongam Sihol, Pertumbuhan Ekonomi Dan Pentingnya Faktor Institusi Dalam Pembangunan Ekonomi (Economic Growth and the Importance of Institutional Factor in Economic Development) (February 1, 2006). VISI, Volume 14, Nomor 1, Februari 2006, ISSN 0853-0203. Available at SSRN: https://ssrn.com/abstract=2304631

Tongam Sihol Nababan (Contact Author)

University of HKBP Nommensen, Faculty of Economics ( email )

Jln. Sutomo No. 4A
Medan, North Sumatra 20118
Indonesia
08126411543 (Phone)

Here is the Coronavirus
related research on SSRN

Paper statistics

Downloads
289
Abstract Views
3,165
rank
110,485
PlumX Metrics