Inkorporasi ‘Qawaidh Fiqhiyyah’ pada Bab ‘Asas Hukum’ dalam Mata Kuliah Pengantar Ilmu Hukum dalam Pendidikan Hukum Di Indonesia (Incorporating Qawaidh Fiqhiyyah to the ‘Principles of Law’ Chapter in the Introduction to Jurisprudence Course in Indonesia’s Legal Education)

Proceeding of the International Conference on Research in Islamic Education (ICRIE), Universiti Teknologi Malaysia, 2018 [BAHASA INDONESIA TRANSLATION]

12 Pages Posted: 4 Nov 2018

See all articles by Vina Berliana Kimberly

Vina Berliana Kimberly

Universitas Gadjah Mada (UGM), Faculty of Law, Students

Novita Dwi Lestari

Universitas Gadjah Mada (UGM), Faculty of Law, Students

Fajri Muhammadin

Universitas Gadjah Mada (UGM) - Faculty of Law; International Islamic University of Malaysia (IIUM), Ahmad Ibrahim Kulliyyah of Laws

Date Written: November 27, 2018

Abstract

Indonesian Abstract: Indonesia adalah Negara dengan Muslim sebagai mayoritas, tidak menerapkan Syariat Islam secara utuh, tapi masyarakat dan hukumnya berkarakter religious. Anehnya, sangat sedikit jejak ajaran Islam dalam pendidikan hukum Indonesia, dan justru hampir seluruh isinya adalah produk Barat-sekuler. Bagaimana bisa ada system hukum yang religious, tapi diterapkan oleh praktisi-praktisi hukum yang berfikiran sekuler? Penelitian ini menyoroti sebuah mata kuliah yang wajib dan mendasar pada pendidikan hukum Indonesia, yaitu mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum (PIH) yang diajarkan di semester pertama. Lebih khusus lagi, penelitian ini mengamati pengajaran Bab ‘Asas Hukum’ sebagaimana dilakukan di buku-buku teks pilihan. Dengan utamanya menggunakan metode doctrinal (dan mengambil data empiris sebagai penunjang saja), penelitian ini membandingkan pengajaran Bab Asas Hukum pada PIH dengan Qawaidh Fiqhiyyah pada ilmu fiqih dan, pertama, akan menemukan bahwa substansi keduanya adalah parallel satu sama lain. Kedua, sebagai inti masalah penelitian ini, akan ditemukan bahwa Qawaidh Fiqhiyyah dapat diinkorporasikan pada pengajaran Bab Asas Hukum pada mata kuliah PIH. Diharapkan bahwa buku-buku teks PIH di masa mendatang akan dapat menginkorporasi Qawaidh Fiqhiyyah agar mahasiswa hukum di Indonesia dapat dididik untuk memahami serta menerapkan keterampilan analisis hukum yang berkarakter agamis sehingga lebih konsisten dengan Pancasila.

English Abstract: Indonesia is a Muslim majority, does not fully apply the Shari’ah but its society and legal system is religious. However, there is very little trace of Islamic teachings in the Indonesian legal education, and instead it is almost entirely more Western-secular in terms of content. How can a religious legal system be implemented by secular-minded legal scholars? This research highlights a first semester compulsory and fundamental course in Indonesian law schools which is the 'Introduction to Jurisprudence' (ITJ) course. More specifically, this research particularly observes the textbooks of the ‘Principles of Law’ chapter. Primarily using a doctrinal legal research method (and using empiric data as supporting evidence), this research compares the teaching of the ‘Principles of Law’ chapter in ITJ with the ‘Qawaidh Fiqhiyyah’ in Fiqh, and finds first that their materials are parallels. Secondly, as the core problem of this research, it is found that Qawaidh Fiqhiyyah can be incorporated into the teaching of the ‘Principles of Law’ chapter in the ITJ course. It is therefore hoped that future ITJ textbooks can contain this incorporation, so that law students in Indonesia are educated with legal analysis skills which is religious in character and therefore more consistent with the Pancasila.

Note: Downloadable document is in Indonesian.

Keywords: Asas Hukum, Pengantar Ilmu Hukum, Qawaidh Fiqhiyyah, Pendidikan Hukum, Indonesia

Suggested Citation

Kimberly, Vina Berliana and Lestari, Novita Dwi and Muhammadin, Fajri, Inkorporasi ‘Qawaidh Fiqhiyyah’ pada Bab ‘Asas Hukum’ dalam Mata Kuliah Pengantar Ilmu Hukum dalam Pendidikan Hukum Di Indonesia (Incorporating Qawaidh Fiqhiyyah to the ‘Principles of Law’ Chapter in the Introduction to Jurisprudence Course in Indonesia’s Legal Education) (November 27, 2018). Proceeding of the International Conference on Research in Islamic Education (ICRIE), Universiti Teknologi Malaysia, 2018 [BAHASA INDONESIA TRANSLATION]. Available at SSRN: https://ssrn.com/abstract=3262044

Vina Berliana Kimberly

Universitas Gadjah Mada (UGM), Faculty of Law, Students ( email )

Jl. Sosio Justicia No. 1
Bulaksumur
Sleman, Yogyakarta 55281
Indonesia

Novita Dwi Lestari

Universitas Gadjah Mada (UGM), Faculty of Law, Students ( email )

Jl. Sosio Justicia No. 1
Bulaksumur
Sleman, Yogyakarta 55281
Indonesia

Fajri Muhammadin (Contact Author)

Universitas Gadjah Mada (UGM) - Faculty of Law ( email )

Jl. Sosio Justicia No. 1
Bulaksumur
Sleman, Yogyakarta 55281
Indonesia

HOME PAGE: http://fajrimuhammadin.staff.ugm.ac.id

International Islamic University of Malaysia (IIUM), Ahmad Ibrahim Kulliyyah of Laws ( email )

P.O. Box 10, 50728
Kuala Lumpur
Malaysia

Register to save articles to
your library

Register

Paper statistics

Downloads
5
Abstract Views
28
PlumX