Limits of Deception in Islamic Laws of War: The Case of Civilian Disguises in Suicide Attacks (Batas Tipudaya dalam Hukum Perang Islam: Studi Kasus Menyamar jadi Sipil dalam Serangan Bunuh Diri)

Ulul Albab: Jurnal Studi dan Pemikiran Hukum Islam, Vol. 4 No. 1 (2020)

29 Pages Posted: 9 Feb 2021

See all articles by Fajri Muhammadin

Fajri Muhammadin

Universitas Gadjah Mada (UGM) - Faculty of Law

Date Written: October 2, 2020

Abstract

English Abstract: The suicide attack is an infamous method of warfare mostly associated with Islamic militant groups. While there are numerous aspects from which to discuss this method of warfare from a fiqh al-siyar (Islamic international law) perspective, this article specifically highlights suicide attacks when they disguise as civilians which they often do. Few contemporary jurists discuss this particular aspect of suicide attacks, and even those have mostly missed one issue: it might be an impermissible treasonous deception. This article explores whether suicide attacks disguising as civilians constitutes as an act of treason in fiqh al-siyar. It is found that such method of attack is not in itself treasonous therefore not in itself impermissible. However, suicide attacks disguising as civilians may become treasonous depending on the circumstances. Further, even when it is not treasonous it can be impermissible due to other reasons such as modern International Humanitarian Law (IHL), or maṣlaḥat.

Indonesian Abstract: Serangan bunuh diri adalah suatu metode serangan yang biasanya dinisbatkan kepada kelompok-kelompok militant Islam. Ada banyak aspek dari serangan bunuh diri sebagai metode perang yang dapat dibahas dari sudut pandang fikih siyar (hukum internasional Islam). Akan tetapi, artikel ini menyoroti sisi penyamaran sebagai warga sipil yang seringkali dilakukan pelaku serangan bunuh diri. Hanya sebagian kecil pakar yang membahas sisi ini, dan biasanya meluputkan salah satu isu: bisa jadi taktik ini merupakan tipudaya berupa khianat yang tidak diperbolehkan. Artikel ini membahas apakah serangan bunuh diri dengan menyamar sebagai warga sipil merupakan khianat sebagaimana dikenal dalam fikih siyar. Disimpulkan bahwa taktik ini prinsipnya tidak tergolong khianat, tapi ia berubah menjadi bersifat khianat tergantung situasinya. Selain itu, taktik tersebut tetap bisa menjadi terlarang dalam syariat karena pengaruh Hukum Humaniter Internasional (HHI) dan maṣlaḥat.

Keywords: Jihad, Islam, deception, siyar, international humanitarian law

Suggested Citation

Muhammadin, Fajri, Limits of Deception in Islamic Laws of War: The Case of Civilian Disguises in Suicide Attacks (Batas Tipudaya dalam Hukum Perang Islam: Studi Kasus Menyamar jadi Sipil dalam Serangan Bunuh Diri) (October 2, 2020). Ulul Albab: Jurnal Studi dan Pemikiran Hukum Islam, Vol. 4 No. 1 (2020), Available at SSRN: https://ssrn.com/abstract=3758643

Fajri Muhammadin (Contact Author)

Universitas Gadjah Mada (UGM) - Faculty of Law ( email )

Jl. Sosio Justicia No. 1
Bulaksumur
Sleman, Yogyakarta 55281
Indonesia

HOME PAGE: http://fajrimuhammadin.staff.ugm.ac.id

Do you have a job opening that you would like to promote on SSRN?

Paper statistics

Downloads
16
Abstract Views
79
PlumX Metrics